Makalah Bel Listrik

August 22, 2017 | Penulis: SUJANA, S.Kep., Ns | Kategori: N/A
Share Embed


Deskripsi Singkat

Download Makalah Bel Listrik...

Deskripsi

LAPORAN PRAKTIKUM PEMBUATAN BEL LISTRIK

MAKALAH Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas guna menyelesaikan Pendidikan Sekolah Menegah Pertama Negeri 3 Ligung

Disusun oleh : 1. Vina Shafana Ningrum 2. Nurhayati 3. Delfiana Causandini 4. Cindi Nurseptiani 5. Surya Lesmana 6. M. Sadikin

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 3 LIGUNG KABUPATEN MAJALENGKA 2014

KATA PENGANTAR

Tiada kata yang dapat kami sampaikan kecuali rasa syukur kehadirat Allah SWT hingga saat ini kami diberikan kesempatan untuk dapat menulis sebuah karya tulis, hanya karena rahmat yang diberikan-Nya kami dapat merangkai karya tulis ini hingga selesai. Apapun yang kami sajikan semoga selalu bermanfaat bagi para pembacanya. Pada tulisan ini, kami dapat sampaikan hasil aplikasi sebuah konsep teori, yang mampu memberikan inspirasi bagi kami untuk mengkaji suatu hal yang merupakan bagian kecil dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang terjadi dalam kehidupan manusia khususnya dalam bidang fisika, oleh karena itu karya tulis ini kami beri judul “ Bel Listrik”. Kami sangat menyadari, karya tulis ini masih banyak kekurangan baik isi maupun teknik penulisan. Oleh sebab itu kritik, saran dan pendapat dari pembaca sangat kami harapkan. Kami pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu dalam pembuatan karya tulis ini sehingga dapat diselesaikan.

Ligung, Aril 2014

Penulis

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Dalam pembelajaran bidang fisika teori tanpa eksperimen itu tidak sempurna. Untuk melakukan percobaan sederhana sebenarnya tidaklah perlu mengeluarkan biaya yang amat besar. Untuk itu bel listrik sederhana merupakan salah satu aplikatif sederhana dari pembelajaran fisika, khususnya dalam bidang bunyi atau suara. Dalam kehidupan masyarakat

bel cukup

mempunyai peran penting. Dahulu masyarakat menggunakan alat-alat tradisional seperti gong, kentongan dan alat tradisional lainnya untuk memberi tanda. Ketika ada tamu misalnya maka orang tersebut tidak perlu berteriakteriak memanggil tuan rumah tapi cukup memencet bel. Pada masa kini, bel listrik sudah tersedia dalam bebagai variasi. Ada bel listrik dengan sistem elektronik yang cukup rumit, yang menghasilkan bunyi yang unik pula seperti lagu-lagu maupun nada-nada lainya yang kompleks. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan percobaan merakit bel listrik. Percobaan ini dapat menambah wawasan dalam bidang fisika dan dapat menghasilkan hal yang berarti untuk kehidupan masyarakat. Selain itu penulis juga dapat membuktikan bahwa arus listrik dapat menghasilkan medan magnet kemudian dengan hal itu dapat menghasilkan bunyi.

1.2

Rumusan Masalah 1.

Apakah pengertian bel listrik?

1.3

1.4

2.

Bagaimanakah cara membuat bel listrik?

3.

Bagaimanakah prinsip kerja bel listrik?

Tujuan Penulisan 1.

Siswa dapat mengetahui pengertian bel listrik

2.

Siswa dapat mengetahui cara membuat bel listrik

3.

Siswa dapat mengetahui prinsip kerja bel listrik

Manfaat Penulisan 1.

Siswa dapat mengerti dan memahami tentang bel listrik

2.

Siswa dapat mempraktekan cara membuat bel listrik dengan prinsip elektromagnetisme

dan

membuktikan

bahwa

arus

listrik

menghasilkan medan magnet. 3.

Siswa dapat mengerti dan memahami tentang prinsip kerja bel listrik.

dapat

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Pengertian Bel Listrik Bel listrik adalah bel yang berfungsi jika mendapatkan aliran listrik. Bel ini dapat dibuat dengan memanfaatkan sifat-sifat dari elektromagnetik atau medan listrik. Penggunaan bel listrik antara lain pada rumah, sekolah, asrama, dan lain-lain.

2.2

Cara Membuat Bel Listrik Cara membuat bel listrik dapat dijelaskan sebagai berikut : 1.

Persiapan alat dan bahan Untuk membuat bel listrik sederhana diperlukan alat dan bahan sebagai berikut : a. Papan atau triplek ukuran 10 cm x 15 cm sebagai chasis b. Elektromagnet :  Sediakan besi beton diameter 10-12 mm, panjang 5-8 cm  Lapisi inti besi (besi beton) dengan kertas  Siapkan kawat tembaga berlapis email sepanjang 20-30 m, diameter

1 mm  Lilitkan dengan rapat pada inti besi  Jadilah elektro magnet

c. Kabel listrik (kabel rambut) secukupnya d. Adaptor, untuk mengubah arus AC menjadi arus DC

e. Steker untuk menghubungkan bel listrik dengan sumber arus f. Pegas dari plat tipis untuk pemukul bel g. Tutup bel sepeda untuk bel listrik h. Baut seng 3 mm, panjang 3 cm (6 buah) i. Isolasi band j. Bisa dilengkapi dengan perangkat lampu indikator. 2.

Cara merangkai bel listrik

Gambar 2.1 Skema Rangkaian Bel Listrik

A

0

C

D

B E

F G

Berdasarkan gambar 2.1 di atas, skema rangkaian bel listrik dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. A adalah bel dari tutup bel sepeda 2. B adalah pegas dari plat tipis untuk pemukul bel

3. C adalah Elektromagnet 4. D adalah interuptor (pemutus arus) 5. E adalah adaptor untuk mengubah arus AC menjadi DC 6. F adalah lampu indikator 7. G adalah steker untuk menghubungkan bel listrik dengan sumber arus AC (arus PLN).

2.3

Prinsip Kerja Bel Listrik Ketika lilitan kawat diberi arus listrik maka akan menghasilkan medan magnet di sekitarnya yang kekuatanya bergantung pada besarnya arus listrik yang mengalir. Magnet listrik ini bersifat seperti halnya sebuah magnet batang yang panjang serta memiliki dua kutub yaitu utara dan selatan. Ketika arus listrik mengalir pada solenoid yang memiliki inti besi, maka inti besi akan berubah menjadi magnet sehingga akan menarik pemukul besi ke arah inti. Akibatnya arus listrik menjadi terputus, sehingga pemukul kembali ke tempatnya

semula.

Ketika

berada

di

tempat

semula,

pemukul

ini

menyambungkan kembali arus listrik, hingga arus listrik kembali mengalir dan kejadian yang sama terus berulang. Ketika pemukul tertarik ke arah magnet, pemukul juga akan memukul piringan atau benda lain. Pemukul yang bergerak bolak-balik ini menghasilkan suara (bergantung pada apa yang dipukulnya).

BAB III PENUTUP

3.1

Kesimpulan Bel listrik adalah bel yang dibuat dengan memanfaatkan sifat-sifat dari elektromagnetik atau medan listrik. Dengan adanya arus listrik yang dapat berubah menjadi medan magnet yang berisolasi maka dapat menghasilkan bel listrik sederhana.

3.2

Saran Pemanfaatan ilmu fisika telah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan setelah menyusun makalah ini penulis dapat memanfaatkan dan mengembangkan ilmu-ilmu fisika yang penulis pelajari. Disamping itu pembaca juga dapat memanfaatkan makalah ini sebagai pedoman pembuatan projek berikutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Agustyanto, frans rizal. 2012. Modul pembuatan dan penggunaan alat peraga sederhana fisika smp listrik – magnet. http://fajar169.wordpress.com/2010/06/01/bagaimana-cara-membuat-bel-listrik/19 juni 2010 http://horalight.blogspot.com/2008/12/bel-listrik.html Vancleave, Jenice. 2004. Proyek-Proyek Fisika. Terjemahan Firman Alamsyah: Bandung. Pakar Karya Pustaka.

DOKUMENTASI KEGIATAN PRAKTIKUM PEMBUATAN BEL LISTRIK

Lihat lebih banyak...

Komentar

Hak Cipta © 2017 DOKUMENSAYA.COM Inc.